Tips Memanfaatkan Social Media

Memanfaatkan Social Media

Apa itu Social Media?

Dari segi pandangan SoloZine.com, Social Media merupakan tempat dimana setiap orang (user) dapat berkomunikasi satu sama lain yang di lakukan secara online.

Di dalam social media, setiap orang (user) dapat menambahkan teman yang di kenal, juga berbagi tulisan (status), gambar, atau video yang dapat dilihat oleh pengguna lainnya sesuai pengaturan yang dibuat oleh user itu sendiri.

Biasanya, Social Media digunakan untuk berinteraksi dengan teman atau keluarga.

Misalkan, Jika teman mengeluarkan pendapat dengan membuat status (Tulisan, gambar atau video) maka teman yang sudah ditambahkan dapat mengetahui dan dapat mengomentari/berdiskusi.

Banyak situs social media yang ada di internet, namun Social Media yang paling populer saat ini adalah Google Plus, Facebook, Instagram serta Twitter.

Anda dapat mendaftar dan mulai mencari teman, dan berinteraksi dengan teman yang telah di tambahkan.

Sebagai pengguna, sebaiknya juga dapat memanfaatkan Social Media dengan baik. Bagaimana caranya?

Gunakan Social Media seperlunya untuk mencari teman yang sudah lama tidak bertemu atau kehilangan kontak, untuk mencari informasi, sebagai media belajar/diskusi dengan teman, dan lainnya.

Selain itu, jika Anda ingin berbagi pengetahuan dengan banyak orang, maka social media adalah wadah yang tepat untuk mulai berbagi.

Social media kini semakin berkembang hingga dapat di fungsikan sebagai media usaha secara online dengan menawarkan barang atau jasa melalui media social.

Hal tersebut menjadi peluang bagi Anda untuk memulai bisnis online dengan menggunakan Social Media, karena memang social media kini telah banyak digunanakan hampir setiap orang, bahkan bisa disebut sebagai indentitas setiap orang di internet.

Dengan begitu, bisnis Anda berpeluang menjadi ramai pembeli.

Memanfaatkan media internet tentu saja banyak manfaatnya, selain mempermudah konsumen, juga karena dia tidak membutuhkan dana yang besar.

Maka ada sejumlah yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai media sosial sebagai ladang bisnis Anda yaitu;

1. Jangan memulai media sosial tanpa rencana.

Ketika Anda ingnin meng-update informasi, usahakan Anda telah memiliki rencana terlebih dahulu. Agar tidak memunculkan informasi yang bisas.

Maka, sebelum anda masuk ke “belantara” media sosial Anda perlu mempertanyakan beberapa hal-hal berikut.

• Sudahkah Anda mengetahui target utama untuk siapa pesan ini akan di sampaikan?

• Sudahkah Anda merencanakan untuk bisa berkomunikasi dengan calon konsumen?

• Apakah Anda tahu keterikatan pesan di media sosial dengan rencana pemasaran Anda?

• Tahukah Anda siapa yang akan me-maintain pesan-pesan media sosial agar selalu eksis?

• Tahukah Anda cara mengukur keberhasilan pesan media sosial Anda?

2. Jangan mengirim pesan di waktu yang kurang tepat.

Ketika Anda ingin mengirim pesan, maka Anda harus mengerti mengenai zona waktu agar tidak mengganggu target sasaran.

Meskipun setiap target sasaran sudah terhubung melalui mobile, ada kecenderungan mereka membaca pesan di waktu yang berbeda.

Salah satu cara untuk mengetahui kapan waktu yang paling tepat untuk bermedia sosial, adalah dengan mengirimkan “pancingan” berupa pertanyaan atau kuis tertentu.

Sehingga Anda akan lebih mudah mendapatkan respon posotif dari mereka.

3. Jangan merusak etika di media sosial.

Dalam ber media sosial, Anda perlu memperhatikan memerapa etika yang bisa jadi pegangan agar etika bisnis pun selalu terjaga.

Misalkan Anda mem-follow seseorang di akun twitter, lalu ketika orang itu telah mem-follow back Anda, Anda justru meng-unfollow orang itu.

Dengan kata lain, jangan memancing orang untuk menjadi follower Anda.

Meskipun memulai media sosial adalah hal yang mudah, namun Anda perlu memiliki perencanaan dan etika.

Yuk Mulai Berjejaring di Social Media!

Gunakan Social Media sebijak mungkin. Lakukan fungsi utamanya. Manfaatkan peluangnya.

Terima kasih…

Semoga bermanfaat!

MINDSET YANG HARUS ANDA MILIKI DALAM BISNIS AFFILIATE

 

Sudah bukan rahasia lagi, bisnis affiliate memang sedang mewabah dalam dunia bisnis online.

Program afiliasi adalah cara yang bagus untuk menghasilkan uang dari internet dengan memanfaatkan situs web Anda.

Optimalkan Penghasilan Affiliate Anda dengan membaca artikel di bawah ini.

Namun bagaimana Anda mempromosikan produk Afiliasi yang akan Anda jual?

10 Mindset Yang Harus Anda Miliki Dalam Bisnis Affiliate!

Super Affiliate tidak benar-benar melakukan sesuatu yang berbeda dari affiliate lain yang kurang berprestasi.

Super Affiliate mempromosikan produk yang sama. Mereka menggunakan teknik SEO yang sama.

Mereka memiliki tujuan yang sama (penjualan). Dan mereka sama-sama bekerja keras.

Tapi Super Affiliate berpikir berbeda. Pikiran dan sikap mereka jauh melampaui jika dilihat dari komisi. Bagi mereka, Affiliate Marketing tidak hanya bisnis. Tapi sebuah KARIR.

Dan pola pikir yang profesional membuat perbedaan besar dalam bagaimana dan kapan mereka mengambil tindakan di pasar.

Jika Anda telah bekerja berdampingan dengan banyak Super Affiliate. Anda pasti sudah tahu, kalau mereka membantu menciptakan affilate-affiliate baru. Mereka semua berbagi jenis khusus dari pola pikir.

Jadi saat Anda membaca 10 karakteristik ini dari Super Affiliate yang berprestasi, tanyakan pada diri sendiri, “Bisakah saya belajar untuk berpikir seperti ini?”

 

#1. Super Affiliate Berpikir Kreatif.

Anda tahu apa yang akan Anda dapatkan jika Anda melakukan apa yang orang lain tidak lakukan?

Ya, Anda akan mendapatkan apa yang mereka dapatkan.

Namun, Anda akan bersebrangan dengan mereka, dan semua peniru mereka.

Di pasar internet saat ini, Anda harus berusaha menjadi pemimpin, bukan pengikut.

Jadi Super Affilate tidak mengikuti orang banyak. Mereka menjual ke orang banyak. Mereka mengambil teknik pemasaran yang paling sukses, menerapkannya untuk menjual produk yang paling populer, dan kemudian menambahkan bonus yang unik.

Ini bisa sesederhana menawarkan satu bonus yang tidak biasa, tapi sangat berharga.

Ini bisa menjadi sesuatu yang masuk akal seperti menggunakan pemasaran murah melalui offline, sementara orang lain melanggar bank di PPC yang mahal.

Hal ini dapat dijadikan inovatif sebagai dumping surat penjualan, dan mengganti kuis atau kontes.

Tapi, Super Affiliate selalu, selalu, dan selalu mencari cara untuk menjadi sedikit lebih kreatif dari pesaing mereka.

 

#2. Super Affiliate Belajar Hal Yang Sulit.

Kurang dari 10% dari orang-orang yang memulai bisnis mereka sendiri yang sukses. Mengapa?

Kebanyakan gagal karena mereka kurang pengalaman untuk menjual langsung, tidak repot-repot dengan pemasaran dan rencana bisnis, atau masuk ke hutang dalam mempromosikan produk yang tidak memiliki pasar.

Dengan kata lain, mereka gagal ketika mereka diuji pada aspek yang benar-benar sulit dalam bisnis.

Super Affiliate yang berbeda. Mereka belajar bagaimana melakukan semua hal sulit, sedangkan orang lain menghindar dari hal itu.

Mereka belajar tentang menjual dan mereka mendapatkan hasil yang baik. Mereka menetapkan tujuan, membuat catatan harian dan rencana mingguan, dan mengukur kemajuan mereka.

Mereka tidak membuang waktu membuat situs konten besar kecuali mereka memiliki bukti kuat bahwa situs tersebut pada akhirnya akan membawa mereka (membeli), bukan hanya sekedar mengakses dan melihat-lihat saja.

Dan kebanyakan dari semua, mereka menjaga mata mereka pada PROFITABILITAS.

Bukan hanya trafik, bukan hanya pengunjung. Super Affiliate mencari laba atas investasi mereka dari waktu dan usaha, serta uang.

 

#3. Super Affiliate Menindaklanjuti.

Kebanyakan affiliate dapat menarik prospek. Beberapa dapat mengkonversi prospek menjadi pelanggan.

Tapi, hanya Super Affiliate yang dapat mengubah pelanggan yang sudah ada menjadi pelanggan tetap.

Super Affiliate tahu bahwa orang yang sudah membeli dari Anda adalah prospek yang paling bersedia untuk membeli kembali produk dari Anda, Up Selling dan Cross Selling.

Jadi, Super Affiliate selalu memikirkan nilai pelanggan seumur hidup, dan selalu menawarkan mereka dengan nilai terbaik.

 

#4.Super Affiliate Memberikan Sebelum Menerima.

Super Affiliate menginvestasikan waktu dan uang, memberikan sesuatu yang bernilai nyata.

Sebelum mereka melakukan penjualan, dan sebelum mereka menutup JV.

Mungkin mereka memberikan konten yang bermanfaat. Mungkin mereka menawarkan sumber yang berharga.

Mungkin mereka menawarkan untuk dimasukkan ke dalam beberapa ekuitas keringat untuk sepotong tindakan.

Atau mungkin mereka menawarkan pelanggan kesempatan untuk memenangkan sesuatu.

Tapi tak peduli apa yang mereka berikan, Super Affiliate melakukan bisnis dalam keterbukaan.

Ini bukan tentang mengalahkan orang lain. Ini tentang jaringan dan membuat aliansi. Ini tentang melihat pasar Internet sebagai salah satu kota kecil yang berdampak besar.

Ini tentang pepatah “mari berinteraksi dan berdiskusi”. Dan tentang meletakkan sesuatu (uang, usaha, atau reputasi di atas meja sebelum membuat tuntutan).

 

#5. Super Affiliate Tahu Bagaimana Untuk Menerima.

Memberi adalah langkah pertama yang terbaik namun hanya awal.

Begitu mereka sudah disepakati kesepakatan atau diberikan sesuatu yang bernilai, Super Affiliate juga tahu mana yang layak dan berhak untuk diambil.

Itu berarti mereka tidak hanya pra-menjual, mereka mengundang prospek penjualan. Mereka tidak takut untuk memanfaatkan kesepakatan yang baik.

Mereka seperti memberi keuntungan dan tidak takut meminta maaf untuk menjadi sukses.

Dan jika mereka sedang bekerja pada JV, mereka akan menyatakan harapan mereka jelas, terus terang, tanpa banyak alasan, dan tidak bertukar nilai daftar atau reputasi mereka dengan penawaran yang berlebihan.

Ya, Super Affiliate terbaik akan menerima penghargaan, tanpa membuang ego mereka di sekitar. Dan mereka tidak hanya mengucapkan terima kasih.

Mereka mencari cara untuk mengubah ucapan terima kasih menjadi kesempatan untuk menghasilkan loyalitas pelanggan semakin banyak penjualan ke depan.

 

#6. Super Affiliate Berpikir Secara Strategis.

Afiliate Marketing adalah bukan bermain kesempatan. Tapi sebuah profesi.

Super Affiliate hanya berpikir cerdas tentang industri mereka, dan tidak hanya sebagai keterlibatan, atau sebagai profesional ahli lainnya.

Yang berarti, Super Affiliate menghabiskan kualitas waktu untuk berpikir, merencanakan, mempersiapkan, dan mengevaluasi.

Mereka menganalisis situs mereka, produk, dan penjualan. Mereka mencoba untuk memahami mengapa salah satu teknik bekerja dan yang lainnya tidak.

Mereka berpikir tentang trend dan merenungkan mentalitas pelanggan mereka.

Intinya adalah, Super Affiliate mencintai pekerjaan mereka.

 

#7. Super Affiliate Menguji dan Menganalisis.

Profit, profit, dan profit… Super Affiliate keras kepala terhadap keuntungan!

Mereka melakukan test dengan hati-hati.

Mereka berpikir tentang MENGAPA satu iklan menarik dari yang lain, dan mereka mencoba untuk menduplikasi hasil.

Mereka menganalisis pola traffic, statistik, dan pembelian pengguna mereka.

Mereka fanatik tentang mengetahui pengunjung mereka untuk rasio penjualan setiap hari. Dan mereka terobsesi dengan ROI.

 

#8. Super Affiliate Tahu Kapan Harus Pergi Untuk Volume Komisi Yang Lebih.

Berikut rahasia yang sangat terawat beberapa Super Affiliate: Anda bisa mendapatkan penghasilan yang fantastis dari traffic yang diiklankan murah.

Percaya atau tidak, tidak setiap Super Affiliasi brilian menciptakan konten atau opt-in pemasaran. Beberapa hanya berkonsentrasi pada traffic yang lebih besar dan menghasilkan uang dari penjualan volume tipis dan iklan kontekstual.

Berikut rumus dasar, yang telah disederhanakan : Katakanlah bahwa pada situs web tertentu Anda mendapatkan 1000 pengunjung unik per hari, atau 30.000 pengunjung per bulan. Jika keuntungan rata-rata bulanan Anda dari situs yang $ 1500, maka setiap pengunjung bernilai 5 sen ($ 1500 dibagi dengan 30.000 pengunjung).

Jadi, dalam contoh ini, jika Anda menghabiskan 5 sen untuk menarik pengunjung, semua yang Anda lakukan adalah setara.

Tapi jika Anda dapat menghabiskan kurang dari 5 sen untuk mendapatkan pengunjung, katakanlah hanya 2 sen, berarti Anda punya potensi untuk membuat beberapa keuntungan hebat pada traffic murah!

Tentu, yang tidak seleksi akan menjadi traffic niche. Tapi itu juga jenis traffic yang cocok dengan produk yang memiliki pasar massal, uji banding, atau bahkan produk komoditas.

 

#9. Super Affiliasi Bekerja Dengan Rencana.

Affiliate sukses memiliki model bisnis yang sederhana: mereka meniru keberhasilan mereka. Begitu mereka menemukan sesuatu yang bekerja, mereka memodifikasi itu sedikit, tes, evaluasi, dan ulangi.

Beberapa Super Affiliate yang paling menguntungkan mengikuti hal sederhana, pola berulang ini. Upaya yang konsisten cenderung menghasilkan hasil yang konsisten, terutama online, di mana jenis pemasaran tertentu (seperti SEO) menyimpan waktu.

Dan yang lebih penting lagi, Super Affiliate mengikuti jadwal. Begitu banyak aktivitas per bulan, begitu banyak promosi, sehingga banyak penjualan.

Ketika mereka jatuh tidak jauh dari tujuan mereka, mereka akan mencari tahu mengapa. Jika mereka tidak bisa, mereka akan mencoba lagi.

Bekerjanya semua rencana bermuara pada disiplin, organisasi, dan manajemen proyek sehari-hari adalah cara hidup Super Affiliate.

 

#10. Super Affiliate Tidak Pernah Berhenti.

Mungkin, tanpa ampun mereka akan membuang produk yang tidak ada performanya. Mereka mungkin memutus kerugian mereka jika keuntungan tidak mengalir.

Tapi Super Affiliate tidak akan menyerah. Mereka menganggap bahwa mereka akan memiliki beberapa halangan dan masa sulit.

Mereka melihat kemunduran sebagai pengalaman belajar penting yang pada akhirnya, membantu mereka membangun bisnis yang lebih kuat.

Silahkan baca secara berulang 10 poin diatas, sampai Anda benar-benar memahaminya.

Namun, itu baru soal mindset yang harus Anda miliki dalam bisnis Affiliate.

Sejujurnya, masih banyak yang harus Anda ketahui dan pelajari agar Anda bisa menjadi Super Affilate.

Anda bisa belajar disini –> http://masadri.com/product/affiliate-marketer-pemula/

Semoga bermanfaat!

CARA MENDAPATKAN UANG DENGAN MEMANFAATKAN SMARTPHONE

Cara Menghasilkan Uang Hanya Dengan Menggunakan Smartphone

Sebelum ke pembahasan inti, saya akan ingatkan Anda terlebih dulu, bahwa tidak ada usaha atau bisnis tanpa modal. Setuju ya?

Anda juga harus ingat, tidak ada yang instan. Kuncinya BELAJAR dengan tekun, EKSYEN gila-gilaan.

Setelah Anda baca tulisan ini, saya tidak menjamin Anda bisa langsung mendapatkan penghasilan hanya dengan menggunakan Smartphone. Tanpa adanya belajar, praktek, evaluasi, praktek. Repeat!

Lantas, bagaimana cara menghasilkan uang hanya dengan menggunakan smartphone?

Caranya adalah Anda menjadi Reseller.

Kenapa Reseller?

Sekarang Anda bayangkan enaknya, tidak serumit jika dibandingkan dengan membangun bisnis sendiri. Karena Reseller nggak perlu produksi sendiri, nggak perlu pusing-pusing mikirin produk, nggak perlu karyawan, dan masih banyak lagi.

Dapat income meski dari rumah, hanya dengan smartphone yang biasa Anda pakai. Menarik, bukan?

Reseller cocok untuk semua kalangan, terutama untuk Anda yang tidak memiliki modal besar dalam memulai bisnisnya.

Tentu ini solusi untuk Anda yang ingin berbisnis namun terkendala produk atau modal yang belum cukup.

Apa itu Reseller?

Menurut definisinya, Reseller adalah orang atau pihak yang membantu menjualkan atau mendistribusikan suatu barang dari produsen ke konsumen.

Baiklah, saya tidak akan berlama-lama lagi dalam mendefinisikan apa itu Reseller. Karena sebenarnya reseller itu mempunyai definis yang luas.

Agar Anda bisa langsung belajar dan mempraktekkannya. Langsung saja yuk simak materinya.

 

MODAL PENTING DALAM JUALAN !

1. Impian

Impian adalah salah satu modal penting yang harus dimiliki. Bukan hanya untuk reseller, impian juga harus dimiliki setiap orang.

Impian akan mendorong Anda untuk tetap konsisten dan berkomitmen dalam berjualan.

Dengan impian, Anda juga dapat termotivasi untuk bisa mencapai target penghasilan meski hanya dari rumah, tanpa harus macet-macetan pergi ke kantor.

Saya yakin ini yang Anda harapkan setelah menjadi reseller :

– Bisa mendapatkan penghasilan tambahan meski dari rumah
– Bisa mengumpulkan modal untuk membuka bisnis
– Bisa memberangkatkam kedua orang tua ke tanah suci
– Bisa menabung untuk membeli rumah secara kontan

Percaya atu tidak, impian-impian seperti diatas bisa menjadi motivasi atau dorongan bagi Anda untuk tetap konsisten jualan sebagai reseller.

Impian tersebut akan menjadi semangat agar Anda terus menerus belajar jualan, menemukan polanya untuk terus menghasilkan.

Salah satu kunci penting dalam menulis impian adalah Anda harus menuliskannya dengan detail. Jangan ngelantur, apalagi becanda. Anda harus serius.

Setuju untuk modal pertama?

Yuk langsung ke modal yang kedua.

2. Konsisten dan Komitmen

Setiap orang pasti memiliki target atau impian-impian hidup yang mungkin berbeda.

Namun, meski target tiap orang berbeda, meski cara tiap orang-orang mewujudkan impiannnya itu berbeda-beda, tapi ada dua poin yang sama-sama mereka harus lakukan untuk mewujudkan itu. Dua poin tersebut adalah komitmen dan konsistensi dalam melakukan segala usaha mereka dalam mencapai target.

Pertanyaan berikutnya, apakah itu komitmen dan konsistensi?

Sebelumnya, saya sempat membaca sebuah artikel yang memuat tentang kutipan tentang arti komitmen itu sendiri.

Menurut Michael Amstrong, seorang ekonom dalam bukunya “Managing people” menyatakan bahwa: “Komitmen adalah kecintaan dan kesetiaan yang terdiri dari tiga komponen: penyatuan tujuan dan nilai-nilai organisasi, keinginan untuk tetap bersama dan berada di organisasi, dan ketersediaan untuk bekerja keras.”

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menuliskan bahwa komitmen artinya perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu.

Berdasarkan definisi keterikatan, tentu saja manusia (harus dan pasti) punya keterikatan untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasarnya.

Konsistensi sendiri menurut KBBI adalah tetap atau tidak berubah-ubah, taat pada asas, dan selaras sesuai perbuatan hendaknya dengan ucapan.

Dalam artikel lain, konsistensi atau dalam istilah lain kita sering mendengar istiqomah, adalah sikap yang selalu senantiasa menjaga dan menjalankan komitmen yang sudah disepakati dan dipahami.

Dari beberapa teori definisi tersebut, saya ambil kesimpulannya bahwa komitmen itu adalah hasil dari perjanjian yang merupakan dasar untuk berbuat sesuatu, dan konsisten adalah sikap untuk menjalankan komitmen tersebut.

Mengapa saya katakan dua poin ini amat penting dalam mewujudkan impian dan target-target kita? Sebab sebaik dan sehebat apapun mimpi-mimpi kita, jika kita tidak membuat perjanjian dengan diri kita sendiri untuk terus mewujudkan mimpi itu, maka mimpi itu hanya sekedar mimpi.

Urgensi dari komitmen sendiri dalam usaha adalah agar kita tidak keluar dari ‘aturan main’ dalam mencapai target tersebut.

Bagaimana kita bersedia memberikan segala sesuatunya atau total dalam beribadah, bekerja, belajar, berbisnis, berusaha, dan sebagainya.

Bagaimana kita rela mengorbankan waktu kita untuk jerih payah kita demi meraih mimpi yang kita inginkan, itu semua tercakup dalam komitmen.

Oleh karena itu, penting bagi seseorang yang benar-benar ingin sukses, memiliki komitmen dalam usahanya, yang diawali dari penentuan tujuan yang pasti yang sesuai dengan yang kita inginkan agar kita merasa ‘nyaman’ berada dalam tujuan tersebut, dan usaha serta kerja keras dan kesungguhan dalam mewujudkannya.

Allah SWT berfirman:

“Maka apabila kamu telah selesai dari sesuatu pekerjaan/ urusan, maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.” (QS Asy-Syarh : 7-8).

So, sudah siapkah Anda untuk tetap Komiten dan Konsisten dalam jualan?
Kalau belum. Persiapkan dari sekarang.

3. Percaya Diri

Kunci orang sukses adalah dia tidak takut untuk membangun perkenalan dengan orang banyak. Percaya diri merupakan modal penting bagi seorang penjual atau reseller untuk bisa memperoleh banyak closing atau penjualan.

Perhatikan hal-hal berikut ini agar Anda percaya diri saat jualan :

a. Kuasai Produk

Orang yang menguasai segala informasi tentang produk yang dijualnya akan lebih mudah menjual suatu produk. Karenanya, pahami suatu produk secara mendalam sebelum Anda hendak menjualnya.

b. Niatkan Untuk Membantu

Sebagai penjual, Anda harus punya pikiran yang positif bahwa niat Anda adalah untuk membantu orang lain. Menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan orang, berikan solusi untuk mereka.

Maka, ketika Anda berjualan, Anda akan lebih percaya diri.

c. Kuasai Teknik Jualan

Bagaimana Anda percaya diri dalam jualan, kalau Anda tidak menguasai tekniknya.

Simpelnya begini, Anda akan percaya diri mengajar jika Anda menguasai materi yang akan Anda ajarkan. Betul? Sama halnya dalam Anda jualan. Anda tidak akan percaya diri jualan jika Anda kurang menguasai teknik jualan.

4. Menguasai Teknik Jualan

Kunci sukses menjadi reseller selain 3 poin diatas, Anda juga harus menguasai Teknik Jualan. Kemampuan yang mumpuni dalam berjualan, bukan sebuah kewajiban, tapi ini adalah sebuah keharusan.

Perhatikan beberapa hal berikut ini yang harus Anda kuasai :
1. Menguasai produk
2. Menyediakan produk yang dibutuhkan banyak orang
3. Mengetahui siapa calon pembeli produk Anda
4. Menguasai teknik jualan secara personal
5. Membangun kolam prospek
6. Memahami cara membuat kata-kata promosi yang menjual (copywriting)
7. Menguasai cara promosi yang soft selling
8. Mengerti cara meyakinkan konsumen
9. Mengusai teknik closing
10. Menguasai teknik Follow Up

 

MEMAHAMI PRODUK DAN CALON PEMBELI

Sebelum Anda mulai jualan, Anda harus memahami kedua hal ini, yaitu produk apa yang akan Anda jual dan siapa calon pembeli produk Anda.

Seperti yang sudah dibahas di postingan sebelumnya, Anda harus benar-benar memahami segala informasi tentang produk yang akan Anda jual dan siapa calon pembelinya.

Tahukah Anda?

Jualan tanpa memahami kedua hal diatas, Anda akan kesulitan dalam memasarkan produk tersebut. Karena emosi dalam produk tidak sampai pada iklan yang Anda sampaikan.

Ingat, berusahalah menjual emosi, bukan menjual produk.

Penjual mobil tidak menjual mobil, melainkan menjual emosi dibalik mobil yang ditawarkan tersebut.

Penjual shampo tidak menjual shampo, melainkan menjual benefit dibalik produk shampo yang ditawarkan tersebut.

Namun, seringkali penjual tidak mau ambil pusing tentang kedua hal penting ini. Ketika ada barang yang baru diluncurkan, langsung saja dijual tanpa tahu kelebihannnya apa, dan siapa calon pembelinya.

Kesuksesan penjualan Anda akan ditentukan dari ketepatan Anda memahami tentang produk dan pasar dari produk Anda.

Ketika menentukan produk apa yang akan Anda jual, Anda harus tahu terlebih dahulu kira-kira produk apa yang dibutuhkan pasar, berikan mereka solusinya. Langkah selanjutnya, Anda harus benar-benar memahami tentang produk yang Anda jual.

Setidaknya ada beberapa hal yang wajib Anda pahami dari produk yang Anda jual.

Perhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini, agar Anda bisa lebih memahaminya.

Produk:
– Solusi apa yang ditawarkan dari produk ini?
– Apa kelebihan produk ini dibanding produk lain?
– Manfaat apa saja yang didapat dari produk ini?
– Apakah Anda sudah benar-benar paham tentang produk yang hendak Anda jual?

Pasar (Calon Pembeli):
– Kira-kira siapa yang membutuhkan produk Anda?
– Dimana Anda bisa menemukan mereka?
– Dimana biasanya mereka berkumpul?
– Melalui apa Anda akan mempromosikan produk tersebut?

Mengapa menjawab pertanyaan diatas penting?

Berikut ini beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan dengan menjawab pertanyaan diatas:

• Anda akan mampu menentukan target calon pembeli yang akan Anda tuju
• Anda bisa fokus ke media dimana mereka biasa berkumpul
• Anda bisa menyiapkan bahasa promosi yang pas untuk calon pembeli

Semoga Anda memahami produk yang Anda jual dan target pasar Anda.

Sampai jumpa di materi berikutnya…

 

Semoga bermanfaat!

PERSUASIVE COPYWRITING

Hallo…. Apa kabar?
Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan jasmani dan rohani. Aamiin

Baiklah. Kali ini saya akan sharing tentang copywriting.

Lansung aja, yuk simak!

 

PERSUASIVE COPYWRITING

Cara Mempengaruhi Orang lain Untuk Membeli APAPUN yang Anda Jual.

BENARKAH?
1 Gambar > 1000 kata-kata?

GAMBAR memang bisa menarik perhatian permbaca, tapi KATA-KATA lah yang membuat mereka mengeluarkan uang dan memberikannya kepada Anda (beli produk Anda).
Itulah pentingnya Copywriting….

Cara mengkomunikasikan pikiran lewat TULISAN untuk mendapatkan APAPUN yang Anda inginkan.
– Pengenalan
– Pencitraan
– Interaksi
– Viral
– Penjualan

Supaya lebih jelas, yuk kita bahas satu persatu.

1. Pengenalan

Tanpa pengenalan, tak akan ada transaksi. Dan jika tidak ada transaksi, maka tidak akan terjadi penjualan.

Maka, lakukan pengenalan terlebih dahulu sebelum Anda menjual apapun.

Bagaimana orang mau beli produk Anda, kalo mereka tidak tau apa yang Anda jual.
Jelaskan fitur dan benefit produk Anda.

2. Pencitraan

Pencitraan disini bukan pecintraan pada biasanya.
Pencitraan dalam copywriting adalah kalimat yang mengandung kesan positif, dan berdasarkan fakta.

Misalnya pencitraan yang bikin heboh dan bertanya-tanya produk Anda tanpa perlu promo sana sini.

Contoh :

“Ampuh, baru join 3 hari langsung closing banyak banget. Sigit Fahrudin, berhasil menjual 400 eksemplar buku Ustad Yusuf Mansyur hanya dalam 10 hari saja setelah belajar ilmu ini –> masadri.biz/mahircopywriting

Kebayang?
Lanjut…

3. Interaksi

Menurut Wikipedia interaksi adalah suatu jenis tindakan yang terjadi ketika dua atau lebih objek mempengaruhi atau memiliki efek satu sama lain. Ide efek dua arah ini penting dalam konsep interaksi, sebagai lawan dari hubungan satu arah pada sebab akibat.

Bangunlah interaksi, jika ingin transaksi.
Semakin bagus relasinya, semakin tinggi konversi penjualannya.

Ilustrasi percakapan :
A : Bagaimana kabarnya pak? 🙂
Keluarga sehat?
Bisnisnya lancar?

B : Alhamdulillah 🙂
Oh ya, saya udah lihat produk bapak, fiturnya lengkap banget. Saya jadi membelinya.

A : Alhamdulillah 🙂

Jangan harap ada transaksi, kalau status Facebook Anda Isinya cuma promosi, promosi, dan promosi. Basi!

4. Viral

Dengan menyebarkan informasi dengan cara memanfaatkan database pengguna internet.

Pemasaran viral adalah suatu bentuk strategi pemasaran modern yang menjanjikan ketenaran produk yang dipasarkan, dengan melihat tingginya animo masyarakat yang terhubung dengan internet untuk mengakses fitur-fitur gratis yang sebenarnya telah diselipkan berbagai macam link yang menjadi terapan dari pemasaran viral.

Contoh :
“Di era digital ini, mulailah membangun list audience dan melakukan targeting.

Proses ini powerful banget. Karena pentingnya targeting dalam menemukan harta karun di WhatsApp.

Dengan menggunakan tools keren ini –> http://Produkdigital.net/wablaster

Anda akan mudah dalam menemukan pembeli potensial, menambah data base jumlah pelanggan dan meningkatkan konversi penjualan dengan memanfaatkan WhatsApp Messenger.

Paham ya?

5. Penjualan

Inilah tujuan akhir dari semua rumus pola sebelumnya, adanya penjualan.

Namun, dalam kenyataannya dilapangan. Pasti saja ada orang yang bilang begini : “Gan, saya sudah pake semua jenis teknik, tapi kok belum ada penjualan juga.

Banyak faktor yang menentukan kenapa orang tidak membeli produk Anda, misalnya :

– Andanya nyebelin
– Produk Anda jelek
– Nggak tertarik
– Nggak punya duit
… dan masih banyak kemungkinan

Jadilah penjual yang nyenengin dan ngangenin, jangan jadi penjual yang nyebelin.
Dalam Copywriting kita kenal juga dengan istilah Headline.

Apa itu Headline?

Headline adalah Informasi utama yang ingin disampaikan, biasanya diberikan ciri khusus agar mudah terlihat dan terbaca. Misalnya tulisan dengan tulisan besar.

HEADLINE > IKLANNYA IKLAN ANDA

12 Jenis Headline

1. BENEFIT HEADLINE

a. Keuntungan Ekonomis
Contoh :
– Beli 2 kaos gratis ongkos kirim
– Bonus ebook senilai 245.000
– Diskon 45% setiap pembelian buku ini

b. Keuntungan Psikologi
Contoh :
– Hanya dalam 7 hari berat badan turun tanpa diet

– Dengan memakai jam tangan ini Anda akan terlihat trendi

2. NEWS HEADLINE

Contoh :
– Inilah tools yang paling banyak diburu oleh pebisnis online

– Buku ini dibuat untuk Anda yang ingin bisnisnya berkah

3. SELECTIVE HEADLINE

Contoh :
– Ilmu wajib pelaku bisnis online

– Jangan berbisnis, sebelum baca buku ini.

– Tinggal klik-klik aja, pembayaran via online selesai. Hanya menggunakan smartphone, tanpa perlu keluar rumah.

4. CURIOSITY HEADLINE

a. Pernyataan
Contoh :
GENDENG! Baru join mentoring ini langsung closing banyak banget

– Sudah ada 1600+ pelaku bisnis online menggunakan tools ini

b. Pertanyaan
Contoh :
– Tahukah Anda? Orang-orang sukses melakukan kebiasaan ini…

5. GIMIC HEADLINE

a. Perulangan bunyi
Contoh :
– Balesin chating sampai jempol kritng
– Cuma koloran omset milyaran
– Jalan-jalan sambil nunggu transferan

b. Efek Kejutan
Contoh :
– Saya terkejut! Ternyata hanya main Facebook bisa dapat penghasilan 100 juta per bulan.

– Gila! Fiturnya lengkap banget, kebayang kalo misalkan Anda pake tools ini.

c. Bentuk Tipuan
Contoh :
– Selain disini –> masadri.biz/mahircopywriting …. Darimana lagi Anda belajar teknik-teknik closing dan copywriting yang terbukti manjur?

6. TEAR HEADLINE

Contoh :
– Gawat! Besok penjualannya ditutup, dan nggak tau kapan akan dibuka lagi penjualannya.

– Hari ini terakhir diskon 50%, besok harga kembali normal. Anda juga akan kehilangan kesempatan mendapatkan bonus-bonusnya.

7. QUESTION HEADLINE

Contoh :
– Kapan terakhir kali Anda membaca buku bisnis ini?

– Kalau 1 bagus, 10 bagus banget. Berapa nilai yang akan Anda berikan pada kaos ini?

8. QUOTATION HEADLINE

Contoh :
– Uang yang dikeluarkan untuk investasi leher ke atas, akan kembali berkali-kali lipat ke kantong Anda.

– Semakin bagus promosinya, semakin besar konversi penjualannya. Tapi itu semua ada tekniknya.

9. COMMAND HEADLINE

Contoh :
– Beli sekarang! Kecuali besok Anda rela kehilangan bonusnya.
– Praktekkan materi di buku ini, dan rasakan hasilnya.

10. CLAIM HEADLINE

Contoh :
– Teknik ini mampu mempengaruhi orang lain untuk membeli apapun yang Anda jual hanya dengan tulisan.

11. YOU AND I HEADLINE

Contoh :
– Khusus untuk Anda, saya akan berikan diskon 50% + bonus special.

12. TEASER HEADLINE

Contoh :
– Ingat, ini untuk kebaikan dan perkembangan bisnis Anda.
– Ibu terlihat lebih muda dengan memakai baju muslim ini.
– Dengan memakai jam tangan ini, Anda akan terlihat lebih trendi.

Kebayang?

Silahkan variasikan pada iklan Anda.
Semoga bermanfaat!

PANDUAN BISNIS ONLINE

KONSEP BISNIS ONLINE #1

Sebelum Anda memulai bisnis online, ada baiknya Anda memiliki dan mengetahui terlebih dahulu konsep atau seluk beluk dari bisnis online.

Konsep bisnis online yaitu bersifat mandiri. Dalam artian Anda sebagai pemilik website online (netpreneur) menjalankan usaha Anda sendiri dan Anda lah yang melayani pesanan pembeli Anda.

Usaha mandiri ini bisa jadi Anda sebagai reseller atau produsen langsung. Jika Anda memilih sebagai reseller, maka Anda harus jeli untuk memilih dan membandingkan produk yang akan Anda jual agar tidak merugikan Anda.

Namun jika Anda memilih sebagai produsen langsung, maka Anda harus kreatif dalam berinovasi dan mengerti kebutuhan pasar.

Selain itu, konesp bisnis online yaitu berbisnis melalui internet tanpa perlu mengeluarkan modal banyak.

Bisnis online mengutamakan pada statement “make money, save money”, yaitu dilakukan dengan interactive branding melalui interaktivitas, penyediaan content dan online brand management dengan sistem e-operation yang akan meningkatkan efisiensi, menurunkan biaya proses dan mempercepat alur kerja.

Dalam pemasaran produk pun ada cara-cara tertentu yang harus Anda kenali terlebih dahulu, dan bagaimana membangun relasi dengan para konsumen.

Untuk menambah referensi pengetahuan bisnis online. Anda dapat mengamati berbagai website lain sebagai contoh untuk memulai bisnis Anda termasuk ketelitian Anda dalam memilih suplier.

Hal ini penting untuk diperhitungkan untuk memulai langkah awal yang baik bagi Anda dalam memulai bisnis online.

Lebih jauh lagi, dalam praktek bisnis online Anda akan mengumpulkan dan menjual data perilaku konsumen untuk target marketing, atau memberikan informasi tentang situs web ke konsumen.

Hal lain yang tak kalah penting dalam menjalankan bisnis online adalah kemampuan Anda dalam selera pasar dan target konsumen Anda.

Apakah konsumen Anda membutuhkan suatu produk atau jasa.

Karena konsumen tidak bisa melihat secara langsung produk atau jasa yang Anda tawarkan, maka penting bagi Anda untuk mencantumkan gambar, definisi suatu produk serta beberapa detail mengenai bahan dan ukuran suatu produk Anda.

Selain itu dalam bisnis online, Anda dapat memanfaatkan akun jejaring social Anda sebagai pemasaran massal.

Dengan memanfaatkan jejaring sosial Anda, Anda sudah dapat langsung menarik perhatian terutama pada orang-orang terdekat Anda sebagai target yang mudah didekati.

Jika nanti Anda mendapat respon positif, maka teman-teman dijejaring sosial Anda akan dengan sendirinya menyebarkan info mengenai produk Anda.

 

KONSEP BISNIS ONLINE #2

Konsep dalam dagang dalam bisnis online melibatkan sejumlah faktor penting karena bisnis online juga termasuk dalam kategori viral marketing.

Menurut wikipedia… Viral Marketing adalah strategi dan proses penyebaran pesan elektronik yang menjadi saluran untuk mengkomunikasikan informasi suatu produk kepada masyarakat secara meluas dan berkembang.

Viral Marketing berkembang melalui jaringan internet, yang menduplikasikan dirinya menjadi semakin banyak, seperti kerja sebuah virus komputer yang memerlukan koneksi jaringan Internet dalam penggunaannya.

Profesor Andreas Kaplan dan Michael Haenlein menyatakan bahwa untuk suksesnya sebuah viral harus memenuhi 3 kriteria sebagai berikut:

1). Media dan orang yang bertindak untuk menyampaikan pesan yang sedang dikampanyekan. Orang ini harus mempunyai jaringan sosial yang cukup luas dan dipercaya dan media yang gampang diakses oleh semua orang.

Pesan atau ajakan yang akan dikampanyekan yang mudah diingat dan menggugah orang untuk mengikutinya.
Lingkungan yang mendukung dan waktu yang tepat untuk melancarkan program viral marketing.

2). Viral Marketing menyebarkan informasi dengan cara memanfaatkan database pengguna Internet yang telah terdaftar dan digunakan secara massal.

Contoh yang dapat diambil adalah situs web surat elektronik gratis seperti Yahoo!, Hotmail, dan Google Mail, yang selain memberikan pelayanan email gratis, juga memberikan berbagai penawaran produk bersamaan dengan layanan email tersebut.

3). Contoh lainnya adalah penyebaran informasi/ viral marketing melalui penyebaran e-book gratis, akan tetapi menyelipkan beberapa link bisnis di dalamnya.

Ide kreatif sangat diperlukan dalam jenis marketing ini, maka pahamilah beberapa faktor yang mempengaruhi konsep bisnis online di bawah ini.

1. Produk yang ditawarkan haruslah bernilai inovatif dan dibutuhkan masyarakat.

Dalam mengawali strategi viral marketing Anda baiknya jangan terburu-buru untuk segera menikmati hasilnya. Strategi awal viral marketing adalah memastikan produk tersebar luas di masyarakat.

Hal tersebut pastinya tidak akan berguna jika produk yang Anda tawarkan biasa-biasa saja alias pasaran.

Mulailah memikirkan untuk membuat sesuatu yang lebih inovatif, karena dengan begitu orang akan tertarik pada produk Anda.

Setelah banyak orang “terinteraksi” produk Anda barulah Anda memainkan peran untuk membuat produk Anda seolah-olah di butuhkan masyarakat.

2. Informasi mudah untuk disebarkan kepada orang lain.

Di bagian ini juga tidak kalah penting, intinya Anda jangan terlalu ribet. Kalau Anda sudah bisa memastikan bahwa seseorang pasti akan menyukai produk Anda, maka disaat yang sama Anda juga harus mempertimbangkan bahwa ia harus memberitahukan produk tersebut pada orang lain.

Gunakan fasilitas “share” atau berbagi yang sudah tersedia.

3. Membangun Jaringan yang terpusat dan mudah di akses.

Setiap orang yang menyukai hal yang sama cenderung berpikir untuk berkumpul sekedar saling bertukar pikiran tanya jawab dan lain-lain.

Anda juga harus mempertimbangkan hal ini dalam viral marketing. Mulailah membuat perkumpulan, bisa berupa website, forum, komunitas, grup dan lain-lain.

Ini digunakan untuk bertukar pikiran antara penjual dan pembeli atau berbagi informasi sesama pembeli.

4. Ber nilai motivasi pada produk yang Anda jual.

Suatu produk harus memiliki nilai tawar agar dilirik masyarakat. Beri kesan pada produkmu seperti ‘apabila seseorang yang membelinya akan merasa keren atau meningkatnya penampilan mereka menjadi lebih menarik.

Sehingga orang-orang akan mendapat motivasi tambahan dalam belanja produk yang Anda tawarkan itu.

Saran Penting Saat Memulai Bisnis Online!

Fokus pada bidang tertentu.
Berbagai barang dan jasa bisa menjadi komoditi bisnis dari rumah. Pemilihan produk bisnis adalah tahapan awal yang sangat penting.

Jika Anda memiliki keahlian tertentu, seperti desain grafis, menulis artikel dan sebagainya, bisa menawarkannya secara online.

Semisal, lebih memilih menjual produk tertentu, ketahui segala seluk beluk produk. Agar lebih yakin dalam memasarkannya.

 

KONSEP BISNIS ONLINE #3

Dalam konsep bisnis online, juga ada istilah “Affilate Marketing. Lalu, apa arti dari Affilate Maketing?

Affilate Marketing merupakan suatu bisnis online dengan membayar jasa seseorang ketika orang tersebut mampu menjual produk atau jasa seorang Affiliate (merchant).

Pada dasarnya kegiatan affiliate marketing ini telah ada sejak lama. Lantas muncul pertanyaan bagaimana sih cara affiliate marketer memasarkan produk affiliasi tersebut.

Dalam hal ini, ada banyak strategi, metode, ataupun teknik yang bisa diterapkan, akan tetapi masalah yang sering dijumpai ialah seorang affiliate marketer tidak mampu menerapkan metode atau strategi yang sesuai untuk memcapai hasil yang maksimal.

Melainkan semakin bingung terhadap beragam metode yang digunakan.

Dengan banyaknya permasalahan seperti itu, tidak ada salahnya Anda mencoba menerapkan tips dan langkah-langkah untuk memasarkan produk affiliasi yang benar-benar berbeda dibanding yang pernah Anda gunakan sebelumnya.

Berikut ini merupakan beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk memasarkan produk affiliasi secara maksimal :

1. Affiliate Marketer kebanyakan selalu menutupi link situs affiliasi web mereka.

Dalam hal ini affiliate marketer dapat menggunakan teknik closing. Pada umumnya, pengunjung tidak akan mengklik link yang ada di website Anda yang mengarah pada program affiliasi di situs yang Anda miliki.

Dibanding dengan cara tersebut, pengunjung lebih tertarik untuk mengunjungi situs yang Anda promosikan secara langsung.

Solusi yang perlu diterapkan ialah dengan cara menutup/mengunci url Anda, dengan menggunakan teknik cloaking.

Teknik cloaking ini akan menyamarkan kode affiliasi di situs Anda sehingga pengunjung akan tetap bisa memasuki situs affiliasi Anda tanpa harus mengklik link situs di laman tersebut.

2. Distribusikan artikel atau tulisan Anda.

Melalui website/forum direktori artikel seperti goarticlescom, Anda bisa share artikel atau tulisan dan lainnya.

Mempromosikan situs Anda melalui artikel atau tulisan Anda yang memiliki genre atau fokus akan tema tertentu dapat memperluas reputasi Anda di dunia online.

Dengan rutin mendistribusikan artikel Anda, Anda akan mendapatkan manfaat berupa adanya link back dan situs web lainnya yang bermanfaat pada jumlah kunjungan yang meningkat.

3. Fokus dan konsisten terhadap pasar yang dituju.

Salah satu upaya yang dapat ditempuh seorang affiliate marketer yakni dengan fokus pada target market yang dituju dengan tema-tema yang konsisten.

Dengan cara ini, maka akan mampu meningkatkan jumlah pengunjung di situs Anda.

Selain itu, apabila Anda terus konsisten menyajikan tema yang sesuai dengan kebutuhan target market yang Anda tuju maka akan tercipta bonding sehingga mereka akan cenderung untuk tertarik dan penjualan menjadi meningkat.

 

4. Memiliki Autoresponders.

Hal wajib yang harus dimiliki oleh affiliate marketer yakni autoresponders. Autoresponders merupakan salah satu alat untuk memfollow up prosfek pengunjung situs yang Anda miliki.

Autoresponders mampu memberikan kemudahan bagi Anda agar mengirimkan serangkaian pesan email kepada orang-orang yang mau mendaftarkan alamat email mereka.

Metode ini merupakan metode yang sesuai untuk membangun daftar list email, serta memungkinkan Anda untuk menghubungi pelanggan potensial guna menawarkan produk affiliasi.

Dengan memiliki daftar pembaca pada laman yang Anda miliki, hal ini akan memudahkan Anda untuk mengontak mereka kapan saja untuk memberitahukan produk-produk baru.

5. Halaman website menjadi sarana pra-penjualan produk affiliasi.

Salah satu cara yang dapat Anda terapkan untuk menghasilkan penjualan yang optimal ialah dengan membangun halaman website untuk pra-penjualan produk affiliasi.

Upaya yang dapat dilakukan dalam hal ini yakni membuat halaman testimonial atau halaman review dalam situs Anda.

Halaman testimonial atau halaman review tersebut bisa berisi mengenal produk atau jasa yang akan Anda promosikan.

Dengan menerapkan kelima tips tersebut, akan mampu membuat Anda menjadi Affiliate Marketer yang sukses dan memiliki penghasilan yang optimal.

Namun yang jadi pertanyaan, apakah Anda bisa melakukan semuanya?

Sejujurnya, selain 5 tips diatas. Ada banyak lagi hal yang harus Anda pelajari untuk menjadi seorang Affiliate, jika Anda serius ingin mempelajarinya.

Anda bisa klik disini –> http://masadri.com/product/affiliate-marketer-pemula/

Semoga bermanfaat ya! ^^

 

7 HARI JAGO JUALAN #6 dan #7

HARI KE ENAM “JAGO JUALAN”

Apa kabar?

Semoga setiap hari Anda semakin dipermudah untuk mengejar target dan impiannya ya. Aamiin….

Pada kali ini saya ingin sharing sebuah tips sederhana tapi amat sangat berharga untuk dilakukan saat closing-kan calon pelanggan. Apakah itu?

Teknik ini saya namakan teknik : Mengunci Jawaban.

Teknik MENGUNCI JAWABAN adalah teknik bertanya yang membuat calon pembeli terkunci dengan jawaban karena pertanyaan yang kita ajukan. Maksudnya?

Untuk memudahkan dalam penjelasan, coba Anda perhatikan contoh-contoh berikut ini :

• “Bapak pasti ingin omset bisnisnya naik drastis bulan depan, iya kan pak?”

• “Semakin tinggi harganya, semakin bagus kualitasnya. Bukankah begitu bu?”

• “Tentu mba ingin produk yang bisa membuat mba lebih cantik dan terlihat lebih muda, betul?”

• dan lain sebagainya….

Coba Anda bandingkan dengan pertanyaan berikut ini :

• “Ibu jadi beli nggak?”

Jawab : NGGAK!

Waduh, salah nanya ^_^ hehe

Yang perlu jadi catatan adalah teknik ini hanya bisa Anda gunakan saat Anda ingin melakukan closing, bukan saat Anda menggali kebutuhan calon pembeli apalagi belum adanya kedekatan. Bisa blunder nanti.

Sudah kebayang, kan? ^_^

Bahkan untuk menutup tulisan teknik ini pun saya menggunakan teknik Mengunci Jawaban. Hehehe….

Ayo, perbanyak EKSYEN ya!
HARI KE TUJUH “JAGO JUALAN”

Kebanyakan orang sudah tau teknik closing, mereka ingin segera closing saat itu juga.

Ini tidaklah salah, tapi bisa gawat kalo semua calon pembeli dipaksa untuk beli saat itu juga.

Ada beberapa hal yang memang closingnya membutuhkan waktu yang lama. Mungkin sebagian dari Anda sudah tahu bahwa calon pembeli tipe S dan C membutuhkan Follow Up saat kita jualan kepadanya.

Saat melakukan teknik Follow Up, tidak apa-apa jika Anda menelepon calon pembeli Anda dan bertanya seperti ini :

• “Apakah Anda telah menerima penawaran kami?”

• “Bagaimana pendapat Bapak tentang penawaran yang kemarin?”

• “Apa yang menarik bagi ibu dari penawaran kemarin?”

• “Apakah segala sesuatu yang Anda inginkan sudah sesuai?”

• “Apakah ada rincian kurang jelas pak dari penawaran saya?”

• “Adakah hal-hal yang akan dipertimbangkan dalam penawaran kamu?”

• “Apa yang kami perlukan untuk memperoleh pesanan ini?”

• “Bagaimana harga yang kami berikan dibanding pesaing?”

Tapi alangkah baiknya, selain dengan pertanyaan-pertanyaan diatas, follow up lah mereka dengan basa-basi yang ringan, seperti halnya ketika Anda melakukan PDKT ke calon pembeli Anda.

Misalnya….

• “Bagaimana kabarnya pak, sehat?”

• “Oh ya bu, mau tanya, kemarin ibu ikut arisannya yang dimana ya? Istri juga tertarik sepertinya….

• “Begini pak, bapak kan kemarin cerita suka main golf, suka main dimana pak?”

• “Pak Budi, rumah bapak yang di Bogor itu di jalan apa pak? Nanti kalau saya main ke Bogor, boleh nih pak saya silaturahmi ke rumah bapak…”

Teknik follow up seperti itu lebih nyaman dibandingkan teknik follow up yang pertama. Kalau sebelumnya Anda memang pernah menawarkan produk Anda ke mereka, tenang saja, kalau mereka suka dengan Anda, mereka pasti membelinya, dengan catatan uangnya ada.

Pesan saya!
Jadilah penjual yang nyenengin dam ngangenin, jangan jadi penjual yang ngeselin.

Semoga bermanfaat ya!